Back
Museum Fauna Indonesia “Komodo” dan Taman Reptilia – TMII
Author Susi
Monday, Nov 4, 2013 1:36 am
Museum Fauna Indonesia “Komodo” dan Taman Reptilia – TMII
 
KOMODO adalah sejenis binatang reptilia yang merangkak bentuknya hampir sama dengan biawak, tetapi lebih besar. Panjang badan dan ekornya dapat mencapai tiga sampai empat meter dan beratnya sampai 150 kg. Komodo merupakan satwa langka yang dilindungi dan endemik Indonesia, hidup di pulau Komodo yaitu sebelah barat Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.
 
Oleh karena itu dibangun sebuah museum yang megah di areal Taman Mini "Indonesia Indah" dengan nama MUSEUM FAUNA INDONESIA KOMODO, tepatnya di samping Istana Anak-Anak Indonesia. Bangunan ini berdiri di atas tanah seluas 10.120 m2 dengan luas bangunan 1.500 m2. Pembangunan gedung tersebut dimulai sejak 1 Oktober 1975 dan selesai tanggal 1 Juli 1976 dan diresmikan pada tanggal 20 April 1978 oleh Presiden Soeharto.
           
Museum Fauna Indonesia Komodo mempunyai bentuk bangunan yang berpola binatang komodo, mengingat komodo merupakan salah satu satwa khas Indonesia yang dapat memberikan kesan monumental dan karakteristik pada ujud bangunan itu sendiri. Struktur interiornya berlantai dua dan temu gelang di atas.
 
Dalam museum dapat ditemui aneka koleksi jenis satwa mamalia. Di Indonesia ada sekitar 400 jenis, tetapi yang disajikan di Museum Fauna Indonesia Komodo hanya sebagian saja mengingat ruang yang sangat terbatas. Di ruang tengah yang tertutup dengan kaca dipamerkan jenis satwa mamalia yang sudah diopset antara lain : banteng, sapi, domba, babi, gajah, lembu, keledai, kuda, trenggiling, monyet, bajing, tikus, rusa, badak dan harimau.
           
Pada bagian ruang belakang terdapat jenis satwa reptilia seperti ular, kadal, buaya dan penyu. Perlu untuk diketahui bahwa anak reptilia setelah menetas dari telurnya sudah menyerupai induknya, jadi tidak mengalami metamorfosa. Disamping itu juga ada sekumpulan ikan laut dan batu-batu karang.
           
Pada lantai bawah Museum Fauna Indonesia Komodo dapat ditemui sederatan vitrin, sebelah kiri dipamerkan berbagai koleksi kupu dari Indonesia Bagian Barat dan Indonesia Bagian Timur, selain itu juga terdapat berbagai jenis kerang, keong laut, ketam, keong darat, keong air tawar, kepiting dan udang. Sedangkan di sebelah kanan terdapat bermacam-macam satwa beruas seperti: kaki seribu (luwing), laba-laba dan kala jengking, ada juga jenis-jenis kumbang dan kerabat kepik, serangga dan lebah (tawon).        
 
Pada lantai atas yang bangunannya berbentuk lingkaran atau bisa disebut bangunan temu gelang, dapat ditemui berbagai jenis burung yang sudah diopset dan ditata sedemikian rupa serta dibagi menurut lingkungan alamnya seperti burung-burung yang hidupnya di laut, pantai, rawa air, persawahan, hutan rimba dan pegunungan sehingga pengunjung dapat menikmati aneka tingkah laku burung-burung yang dipamerkan, yang diantaranya berasal dari daerah Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Irian.
           
Dari lantai atas dapat dilihat diorama MAMALIA dengan lingkungan alamnya yang berada dilantai bawah dan masih banyak hal lain yang perlu disaksikan di luar gedung museum.
           
Untuk menunjang kelengkapan koleksi satwa yang sudah diopset, pada tahun 2001 sebagai pengembangan dibukalah TAMAN REPTILIA di sekitar gedung museum, disana dapat ditemukan satwa reptil hidup berbagai jenis seperti : ular, penyu / kura-kura, buaya, kadal, kodok, iguana dan lain-lain. Bahkan bila para pengunjung ingin mengenal lebih dekat dengan satwa melata / reptil, terdapat sebuah sarana yang diberi nama Taman Sentuh, disini para para pengunjung dapat bercengkerama dengan ular sanca.


Museum Fauna Indonesia “Komodo” dan Taman Reptilia 
Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
Jl. Raya Pintu I – TMII, Jakarta 13560
Telp.                     : (021) 8409521
Fax                       : (021) 8409281
Email                    : 
Website                : 
Berdiri                   : 1 Oktober 1975
Luas                     : 1,1 ha
Status                   : Yayasan Harapan Kita
Izin LK                   : 357/Kpts-II/2003 (27 Oktober 2003)


Indonesia Zoo & Aquarium Association
RSS Feed