Back
Mengapa Air Laut Asin
Author Susi
Tuesday, Nov 26, 2013 1:13 am
Mengapa Air Laut Asin

Mengapa Air Laut Asin

Menelusuri musabab  air laut rasanya asin

            Sebenarnya, semua air yang bersumber dari bumi rasanya asin, namun kadarnya berbeda-beda. Air yang kita minum juga mengandung garam tapi sangat sedikit sekali sehingga tak terasa oleh lidah kita, sedangkan air laut memiliki kadar garam yang sangat tinggi sehingga sangat terasa asin di lidah.

 

Kenapa Air Laut Asin?

Ketika terjadi hujan maka air akan meresap ke dalam tanah, dari resapan-resapan itu akan masuk ke sungai kemudian menuju laut. Pada saat perjalanan air menuju ke laut lepas tersebut, air dari daratan ikut membawa garam-garam mineral sehinga laut dipenuhi garam-garam mineral dari daratan. Ya seperti lagu Bengawan Solo gubahan almarhum Gesang yang menggambarkan Air mengalir sampai jauh, akhirnya ke laut.

Hal lain yang mempengaruhi kadar garam yang tinggi di laut adalah permukaan laut yang sangat luas sehingga hal ini menjadi salah satu faktor penguapan yang cukup besar. Pada proses ini air laut menguap dan menjadi awan  yang kemudian menjadi hujan, sementara yang menguap hanyalah air ( H2O) sedang garam-garam mineral tetap tinggal bersama air laut. Begitulah sehinggga air laut rasanya asin dimana proses ini telah berlangsung sepanjang umur bumi dan akan terus berlangsung.

Kadar keasinan air laut atau disebut dengan istilah salinitas ini dipengaruhi oleh faktor suhu, biasanya semakin panas daerah tersebut maka air lautnya semakin asin. Perkiraan para ahli, di seluruh pelosok dunia, sungai mengirim sekitar 40 milyar ton garam ke laut setiap tahunnya.

 

Mengapa Air Laut Asin Menurut Sejarah?

      Menurut sejarah, air laut terbentuk sejak 4,4 milyar tahun yang lalu (usia air laut), air laut awalnya bersifat sangat asam dengan air yang mendidih (dengan suhu sekitar 100 °C) karena panasnya bumi pada saat itu. Asamnya air laut terjadi karena saat itu atmosfer Bumi dipenuhi oleh karbon dioksida (CO2). Keasaman air inilah yang menyebabkan tingginya pelapukan yang terjadi yang menghasilkan garam-garaman yang menyebabkan air laut menjadi asin seperti sekarang ini.

 

Kenapa Air Danau Tidak Asin?  

       Kalau prosesnya demikian, bagaimana dengan air danau? Bukankah airnya berasal dari daratan juga? Permukaan air danau tidak cukup luas bila dibandingkan dengan lautan, sehingga volume penguapannya tidak begitu besar, yang berarti air yang menguap dengan air yang masuk ke danau masih seimbang dan sumber mineralnya sangat terbatas beda dengan laut yang sumber mineralnya dari berbagai penjuru dunia menjadi satu.

 

Berapakah Kadar Keasinan Air Laut ?

    Kalau melihat luasnya lautan di bumi ini, kita ingin tahu berapa kadar keasinannya.  Diperkirakan kadar garam laut di bumi kita ini sekitar 5 x 10 16 ton garam.  Agar mudah membayangkan, sebagai perbandingan jika garam itu disebarkan di permukaan daratan yang ada di dunia ini tebalnya kira-kira 40 gedung bertingkat. Atau sekitar 1,02338 gram per kubik. Tepatnya keasinan air laut lebih asin 220 kali daripada air yang ada di tempat lain.

Kadar garam (salinitas) bervariasi pada setiap lautan, untuk diketahui rata-rata salinitas samudera sekitar 3,5%, artinya : Dalam 1 liter (1000 ml) air laut terdapat 35 gram garam (terutama, namun tidak seluruhnya, garam dapur/NaCl). Salinitas laut tertinggi terdapat di Laut Merah, sedangkan yang paling tawar adalah di timur Teluk Finlandia dan di utara Teluk Bothnia, keduanya bagian dari Laut Baltik. Semoga informasi ini menambah khasanah pengetahan Anda tentang laut dan seluk beluknya
Indonesia Zoo & Aquarium Association
RSS Feed