Back
In House Training di Taman Satwa Cikembulan Garut
Author Susi
Tuesday, Mar 27, 2018 9:58 am
In House Training di Taman Satwa Cikembulan Garut
Sumber Daya Manusia (SDM) yang disiplin, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni, serta yang mau bekerja sesuai dengan kecintaannya terhadap satwa menjadi salah satu kunci keberhasilan pengelolaan lembaga konservasi.. Mengingat pentingnya hal tersebut, PKBSI mengadakan In House Training bagi staff dan pengelola Taman Satwa Cikembulan pada 11-13 Februari 2018.

Taman Satwa Cikembulan merupakan salah satu lembaga konservasi anggota PKBSI yang berada di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Berjarak 15 km dari Kota Garut dan 2,5 km dari jalan raya Bandung-Garut. Luas areanya berkisar 4 hektar.

In House Training diikuti oleh 16 peserta yang terdiri dari berbagai lvel, dari keeper, curator, dokter hewan & manajemen. Materi pelatihan diberikan langsung oleh Ketua Bidang Pelatihan dan Penelitian PKBSI, Dr. Drh. Ligaya ITA Tumbelaka, SpMP, Msc dan Drh. Wisnu Wardana.

Pelatihan diberikan dalam bentuk tatap muka dan praktek lapang  dengan bobot sama dengan teori yang diberikan. Materi berupa pemeliharaan dan perawatan satwa liar di lembaga konservasi dengan penyampaian melalui verbal, tanya jawab dan diskusi.

Dalam pelaksanaan praktikum, peserta dibagi ke dalam 3 kelompok. Setiap kelompok melakukan pengkayaan di dalam kandang peraga satwa rusa Timor, kandang aneka burung, dan kandang harimau Sumatra. Selain itu, dilakukan juga praktikum pencatatan data satwa yang telah dibuat oleh perawat satwa dan staff kesehatan.

Selain melaksanakan In House Training, PKBSI juga memberikan pembinaan dan rekomendasi terhadap pengelolaan di Taman Satwa Cikembulan agar lebih baik lagi ke depannya. Taman Satwa Cikembulan sangat berpotensi menjadi taman satwa rekreasi yang mampu menarik pengunjung dalam jumlah besar. Dengan berbagai perbaikan yang dilakukan, Taman Satwa Cikembulan diharapkan dapat menjadi lembaga konservasi yang maju dan dikelola secara professional sesuai kaidah etika kesejahteraan satwa.
Indonesia Zoo & Aquarium Association
RSS Feed