Back
Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMS-BK) Bukittinggi
Author Susi
Monday, Nov 4, 2013 1:21 am
Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMS-BK) Bukittinggi
 
Dahulu merupakan sebuah taman bunga yang terletak diatas sebuah bukit yang dibangun tahun 1900-an dengan nama "Starm Park" sesuai dengan nama orang Belanda yang memprakarsai yaitu: Starm Van Gravenzande.
 
Tahun 1929 dibangun kandang-kandang berisi aneka jenis hewan dengan jumlah koleksi sebanyak 155 jenis + 600 ekor, kemudian tempat tersebut mendapat julukan baru dengan nama: Fort de Kock Dieren Park. Pada tahun 1945, dengan gejolak revolusi mempertahankan kemerdekaan, kondisi Fort de Kock Dieren Park tidak mendapat perhatian, setelah pemulihan kedaulatan negara, Bukittinggi kembali ke RI, pembangunan dan pembinaan Fort de Kock Dieren Park pun dilakukan.
 
Selanjutnya pada tahun 1956 nama Fort de Kock Dieren Park diganti menjadi Taman Punti Bungsu (TPB). Tahun 1970 nama Taman Punti Bungsu diganti kembali menjadi Taman Bundo Kanduang (TBK) dibawah pengelolaan Pemerintah Daerah Kotamadya Bukittinggi. Tahun 1992 dibangun sebuah jembatan yang dinamakan Guguk Limpapeh yang menghubungkan TBK dengan Benteng Fort de Kock yang panjangnya 150 m terletak di atas Jl. Ahmad Yani Kampung Cina Bukittinggi.
           
Dari sini pemandangan kota Bukittinggi dan sekitarnya tampak jelas, sehingga tahun 1995, TBK pun berganti nama menjadi Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMS-BK) pengelolaan dibawah Dinas Pariwisata dan Perhubungan Kota Bukittinggi. Kini TMS-BK memiliki koleksi 64 jenis satwa yang berjumlah 204 ekor (berdasarkan laporan per Mei 2005).
 
Benteng Fort de Kock yang tadinya hanya berfungsi sebagai tempat wisata sejarah diubah menjadi tempat rekreasi dengan penambahan taman burung di beberapa lokasi. Selain itu di benteng ini terdapat area kuda tunggang dan berfoto dengan kakatua jinak. Sedangkan di hari minggu atau hari libur Benteng Fort de Kock selalu dipenuhi warga yang berolahraga pagi. Untuk entertain / pertunjukan digunakan area khusus dibawah reservoir PDAM yang berada di tengah-tengah Benteng Fort de Kock.

Taman Margasatwa dan Budaya “Kinantan” Bukittinggi
Jl. Cindua Mato, BUKITTINGGI 26113
Telp.                     : (0752) 33306
Email                    : 
Website                : 
Berdiri                   : 1929
Luas                     : 7 ha
Status                   : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bukittinggi
Izin LK                   : SK.233/Menhut-II/2007 (2 Juli 2007)

Indonesia Zoo & Aquarium Association
RSS Feed